Livescore – Mengenal Roman Abramovich, Pemilik Chelsea

Category Chelsea, News

Roman

Siapa dari pecinta dan pencari Livescore yang tidak mengenal Roman Abramovich? Dia adalah sosok yang merevolusi dunia sepak bola abad 21 dan mengubah permainan bursa transfer pemain Liga Eropa serta keadaan keuangan Liga Premier. Milyuner yang membeli klub sepak bola Chelsea ini berhasil mengubahnya menjadi klub dengan kekuatan yang cukup disegani baik di Inggris dan Eropa. Sosok yang dikenal suka memecat manager jika tidak mampu menjalankan tugas mereka dengan benar.

Semua orang sudah mengetahui semua fakta tersebut. Tetapi bagaimana beliau berhasil mengumpulkan kekayaannya dan bagaiman sisi kehidupannya yang tidak diketahui publik? Dilansir dari Times, Livescore senigoal.net sajikan beberapa fakta sang taipan Rusia untuk kamu.

  1. Yatim piatu sejak usia 2 tahun
    Roman Arkadyevich Abramovich dilahirkan pada tahun 1966 di sebuah keluarga Yahudi miskin. Tetapi tragedi menimba bahkan sebelum ia berusia 1 tahun. Abramovich kehilangan ibunya, Irina yang meninggal saat menjalani perawatan medis. Sebelum ulang tahunnya yang ketigan, ia kehilangan sosok ayahnya, Arkadi yang meninggal karena kecelakaan kerja di area konstruksi. Roman tidak memiliki saudara pria maupun wanita dan telah menjadi anak yatim piatu di usia 2 tahun. Pamannya lah yang mengadopsi Abramovich. Roman tumbuh besari di Ukhta, kota yang terkenal dengan ladang minyak dan pertambangan di mana tahanan politik ditempatkan di sana untuk bekerja di suhu rata-rata di bawah 0°C. Hanya setelah berusia 7 tahun, ia dikirim ke Moscow untuk tinggal bersama neneknya (dan kemudian hidup bersama pamannya yang lain) dengan harapan tinggal di kota yang lebih besar dapat membantunya mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang lebih baik.
  2. Bisnis pertamanya adalah menjual minyak curian
    Saat berusia 18, setelah lulus dari Institut Migas Gubkin dan institut perindustrian di Ukhta, Abramovich dipanggil untuk wajib militer. Pada sat itu, negara Soviet sedang berperang dengan Afghanistan, tetapi Abramovich beruntung telat bergabung sehingga terhindar dari area perang tersebut. Namun di masa kemiliterannya lah, Abramovich belajar trik dagang yang membuatnya dapat banyak duit. Nikolai Panteleimonov, teman di militernya menjelaskan bagaimana Abramovich merancang suatu skema curang mendapat uang cepat. Ia membuat kesepakatan dengan supir pengangkutan untuk membiarkan dia mengambil minyak dari tangki mobil. Ia kemudian menjual minyak tersebut ke supir lainnya dengan harga diskon. Tentu saja, semua supir dan pihak yang terlibat diuntungkan. Panteleimonov menuturkan, “Abramovich kemudian pindah ke Moskow dan membangun usaha kecil sebelum ia bertemu Boris Berezovsky, sosok yang membantunya mendapatkan kontrol atas perusahaan minyak yang bernama Sibneft melalui beberapa perusahaan kecil yang sengaja diperuntukkan untuk membeli saham. Hasilnya, ia mendapatkan perusahaan yang bernilai USD 2.7 milyar dengan hanya menggunakan uang USD 100.3 juta! Kejadian tersebut bakal dikenang sebagai “Kasus Penipuan Tunggal Terbesar Sepanjang Sejarah Dunia Korporasi.”
  3. Kapal pesiarnya memilik sistem pertahanan rudal
    Meskipun Abramovich adalah warga negara Rusia yang tinggal di London, ia menghabiskan banyak waktunya di pesawat (versi custom dari jet Boeing 767) maupun kapal pesiar pribadinya. Kapal pesiarnya yang berukuran 162.6 meter merupakan yang terbesar kedua di dunia (selisih 17.3 meter dari yang terbesar). Harganya diperkirakan mencapai 340 juta poundsterling dan memiliki 2 landasan helikopter, 2 kolam renang dan total 24 kabin untuk para tamu dan bahkan memiliki hall khusus disko. Tak kalah, kapal pesiarnya juga memilik kapal selam mini dan sistem pertahanan rudal. Untuk beroperasi dan melayani tamu, kapal ini membutuhkan sekitar 70 anggota kru.
  4. 1.2 juta poundsterling untuk jasa keamanan pribadi
    Pengusaha kaya sekelas Roman Abramovich pastilah memiliki musuh. Masih ada hubungan politik dengan Rusia, beliau juga memiliki saluran pribadi ke presiden Vladimir Putin, yang mana dia bantu selama masa pencalonan perdana menteri sang presiden di tahun 1999 lalu. Dia bahkan memiliki kenalan di bangku pemerintan di Kremlin, Moskow. Biaya jasa keamanan pribadinya diperkirakan lebih dari 1.2 juta pounds setahun, terdiri dari 20 anggota bekas tentara yang melindunginya di UK dan kemanapun ia berpergian.
  5. Awalnya ingin membeli Tottenham Hotspur
    Sebelum Roman Abramovich membeli klub sepak bola Chelsea, ia telah berniat membeli Tottenham Hotspur yang berlokasi di London utara. Ketua klub Daniel Levy bahkan mengkonfirmasi penawaran yang diterimanya tahun 2003. Abramovich sempat mengunjungi White Hart Lane dan kemudian mengungkapkan ketertarikan membeli klub tersebut lewat perantara. “Saat itu, Levy tidak menganggap serius penawaran dan bahkan memberikan harga yang tak masuk akal supaya Abramovich mundur. Ia kemudian memutuskan Tottenham tidak layak dan berlanjut ke membeli Chelsea meskipun 60 juta poundsterling yang dikeluarkan lebih mahal 10 juta poundsterling dari harga Tottenham. Tetapi sebagai gantinya, ia mendirikan stadium sepak bola, termasuk 2 hotel, penawaran yang lebih baik dari membeli klub Tottenham. Chelsea saat itu juga siap dijual karena terlilit hutang yang dibayar tuntas oleh Abramovich.

Yah, itu saja artikel panjang yang bisa Livescore senigoal.net berikan buat kamu. Selamat beraktivitas.